Toko baju super murah

www.bajusupermurah.com menjual pakaian berkwalitas dan termurah

renungan harian

Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu (1 Ptr 1:10-16)

Tujuan hidup kita di dunia ini ialah menapaki jalan kekudusan untuk bersatu dengan Allah yang kudus di dunia ini dan di akhirat. Untuk itu perlu melepaskan semua yang menghalangi perjalanan itu. Melepaskan semuanya diperlukan agar kita mengikuti tidak dengan hati yang mendua. Dengan menyatukan diri pada Kristus Sang Sumber hidup abadi. Tujuan dan upahnya adalah hidup kekal, hidup yang didambakan banyak orang. Mari kita makin mantap menapaki jalan kekudusan dan siap menyongsong hidup kekal.

TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. (Mzm 98:2)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. (1Ptr 1:18-25)

Orang yang ada di dalam Yesus menjadi manusia baru dengan cara berpikir dan pola hidup yang baru. Perubahan itu tidak terjadi dalam waktu satu malam tetapi berangsur-angsur dalam pergaulan dengan Yesus dan menjadi akrab dengan firman-Nya. Juga tidak terlepas dari pergulatan untuk meninggalkan yang lama dan mengenakan yang baru. Yesus telah memberikan contoh yang konkrit : melayani dengan rendah hati, menderita, menyerahkan nyawa menjadi tebusan bagi banyak orang.

Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! (Mzm 147:12)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Lalu mereka menjawab Yesus: Kami tidak tahu. (Mrk 11:27-33)

Setelah mendengar jawaban Kami tidak tahu, Yesuspun menolak menjawab pertanyaan ahli ahli Taurat tentang darimana kuasa yang Dia miliki, karena mereka tidak mau berkata jujur apa pendapat mereka yang sesungguhnya. Karena takut resiko berkata jujur, mereka jadi tidak mengenal Yesus dengan lebih baik. Berkata jujur dengan siapapun membutuhkan sikap berani dilecehkan atau ditolak. Sikap jujur ini memperkaya iman kita akan Yesus dan menambah kebijaksanaan dalam beriman juga. Apakah kita sama seperti kaum Farisi? Takut berkata jujur? Sulit untuk melakukannya, namun itulah tuntutan Kristen sejati.

Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. (Mzm 63:2)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Yesus, Tuhanku , Didalam kemelut hati ini, Aku tidak ingin menuntut hidup mulus tanpa gelombang. Memanggul salib itulah tugasku sebagai pengikutMu, Bukannya lari menghindar.

Namun Tuhan , Saat-saat aku tidak mengerti jalanMu, tunjukkanlah jalanku ke arah rencanaMu. Waktu kebingungan dan kekhawatiran melanda diriku, jangan lepaskan tanganku.

Mampukanlah aku berdiri tegap melawan gelombang perasaanku yang tak menentu. Bantulah aku untuk bersabar, penuh kasih dan kerendahan hati.

Jangan biarkan aku hanyut melawanMu, menyerah dalam arus percobaan.Biarlah dalam dekapan KasihMu, Menguatkan aku untuk berjuang. Menyadarkan aku bahwa aku tidak sendirian. Tetapi Engkau tidak pernah tinggalkanku dan tetap menopang dan mendekapku dalam segala suasana. Lebih-lebih dalam suasana yang gelap gulita dan membosankan ini.

Tuhan biarkanlah aku semakin murni. Dalam genggaman tanganMu. Amin.

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. (2 Tim 1:1-3.6-12)

Bangga dan bersaksilah bahwa Tuhan selalu memberikan jalan kehidupan terbaik. Roh Kudus membimbing kita di jalan Tuhan menuju kehidupan sejati, untuk bersatu dengan Allah orang hidup. Roh jahat membawa kita di lorong-lorong dunia yang jauh dari Tuhan, penuh ketakutan, menuju kematian kekal. Orang yang dibimbing Roh Kudus melangkah dengan berani, sebab Tuhanlah andalannya. Ia mampu menguasai diri dan hidupnya penuh kasih.

Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga. (Mzm 123:1)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Mat 28:16-20)

Allah Tritunggal mahakudus adalah tanda kemenangan kita sebagai umat Kristiani yang kita tunjukkan dalam membuat tanda salib. Tritunggal mahakudus bukanlah Allah yang berada jauh dari kita, tetapi masuk dalam realitas dan pengalaman hidup kita sebagai orang beriman Kristiani. Tritunggal mahakudus bagi kita merupakan misteri iman yang tak pernah tuntas kita pahami. Akan tetapi, makin dalam iman kita kepada Yesus, makin dalam pula pengenalan dan pengalaman iman kita akan misteri Trinitas.

Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. (Mzm 33:22)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia (2 Ptr 1:1-7)

Tuhanlah yang empunya kebun anggur itu dan kita penggarap penggarapnya. Segala yang perlu telah disediakan Tuhan. Kita tinggal menggarapnya supaya kebun itu menghasilkan buah yang banyak untuk diserahkan kepada pemilik-Nya. Sayang para penggarap dalam Injil tidak tahu terimakasih. Bahkan mereka juga tidak mau mengenal, apalagi mengakui pemilik kebun anggur. Apakah kita mengenal dan berusaha makin mengenal Allah pemberi segala kebaikan, serta memakai segalanya untuk hidup saleh?

Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai. (Mzm 91:2)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah! (Mrk 12:28b-34)

Sudahkah kita tidak jauh atau sudah dekat dengan Kerajaan Allah? Tidak bisa dipungkiri, sering kita jumpai kenalan yang berusaha menjauh dari Kerajaan Allah karena masih menggendong banyak masalah. Akankah mereka hancur karena kita tidak mampu membantu? Semoga, kita dimampukan menjadi laskar penyalur rahmat Allah yang menjd jaminan penyelesaian setiap masalah! Sehingga akhirnya kita didapati tidak jauh dari Kerajaan Allah karena berani berjuang mengatasi masalah dengan menyandarkan diri kepada Allah. Onward Christian soldier, marching as to war.

Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. (Mzm 25:4)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. (2 Tim 3:10-17)

Kapan sebaiknya memperkenalkan anak dengan Kitab Suci? Sedini mungkin, bahkan semasih ia dalam kandungan ibu. Kita ingat firman Tuhan kepada Yeremia: Sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau. (Yer 1:5) Bila ibu yang sedang mengandung membaca dan merenungkan firman Tuhan, maka firman itu menguduskan dia dan anak dalam kandungannya. Sikap, perkataan dan perbuatan ibu itu bernafaskan firman Tuhan dan menjiwai sang janin.

Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, (Mzm 119:165)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. (Mrk 12:38-44)

Janda miskin adalah gambaran pribadi dari umat sederhana yang dalam segala keterbatasannya, rela memberi semua miliknya kepada Tuhan. Janda miskin memberi teladan kepada kita untuk berani berbagi, berani menyerahkan semua milik kepada Allah. Ada semangat rela berkurban dan kerelaan untuk berbagi. Dalam keseharian, kita lebih cenderung menuntut supaya menerima sebanyak banyaknya. Tapi dibalik itu, kita pelit dan sulit untuk berbagi dan berkurban. Kalau kita pelit memberi kepada Tuhan atau sesama, bagaimana kita dapat merasa berhak untuk mendapat berkat?

Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya. (Mzm 71:15)

Baca lebih lanjut

19 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar