Toko baju super murah

www.bajusupermurah.com menjual pakaian berkwalitas dan termurah

renungan harian

Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. (Mat 13:24-30)

Seperti pemilik ladang, yang membiarkan gandum dan ilalang tumbuh bersama, kitapun harus memberi kesempatan kepada saudara saudara kita yang mendapat cap negatif dalam kehidupannya untuk tumbuh. Biarlah saat menuai -pengadilan terakhir- yang menentukan, bukan kita yang menghakimi. Ingatlah betapapun negatifnya seseorang, dia pasti memiliki sesuatu yang positif. Kita juga perlu bersabar, ketika kita tidak mampu mencegah hal negatif terjadi disekitar kita. Ketidak sabaran justru membuat kita menjadi stress dan frustasi.

Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia. (Mzm 86:15)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: Guru, kami ingin melihat suatu tanda daripada-Mu. (Mat 12:38-42)

Sebenarnya tanda tanda kebesaran Yesus sudah banyak diperlihatkan, mulai dari merubah air menjadi anggur hingga menghidupkan Lazarus. Namun kedegilan hati, menyebabkan mereka tidak bisa diyakinkan oleh tanda tanda tersebut. Kitapun tanpa sadar, sering seperti orang Farisi. Kita sibuk menghitung iman kita dari tanda tanda yang sesuai dengan keinginan kita. Sadarkah kita bahwa kehadiran Yesus dalam hidup kita adalah tanda terbesar dari Tuhan? Sudahkah kita mengimaninya?

Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut. (Kel 15:1)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid murid-Nya: Ini ibu-Ku dan saudara saudara-Ku! (Mat 12:46-50)

Bagi Yesus setiap orang yang mau melayani Tuhan diharapkan punya tujuan yang jauh lebih besar daripada memuaskan keinginan diri sendiri. Mampu keluar dari diri sendiri sehingga dapat memperhatikan orang lain. Inilah tujuan Yesus, menciptakan keluarga dalam iman, yang mencintai berdasar kasih Bapa, yang melampaui batas batas keluarga sedarah. Satu tindakan kecil untuk berbagi akan membuka hati orang bahwa keluarga rohani Kristen masih ada di dunia.

Engkau mengulurkan tangan kanan-Mu; bumipun menelan mereka. (Kel 15:12)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Adalah seorang penabur keluar untuk menabur (Mat 13:1-9)

beberapa hari ini kita mendengar banyak perumpamaan yang disampaikan Yesus. Seperti perumpamaan tentang sang Penabur dan benihnya. Tuhan yang Mahabaik tidak menciptakan kita untuk jadi benih yang tumbuh ditempat yang salah. Tuhan berbisik pada kita agar kita adalah sang PENABUR, bukan benihnya. Taburkanlah kebaikan dalam hidup kita sehari hari dengan benar sehingga kebaikan itu bisa terus tumbuh berlipat ganda. Hiduplah dalam terang karena terang hanya berbuah kebaikan. Dan ingatlah satu kebaikan akan melahirkan kebaikan yang lainnya.

Tuhan menurunkan kepada mereka hujan manna untuk dimakan, dan memberikan kepada mereka gandum dari langit (Mzm 78:24)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti. (Mat 13:10-17)

Hingar bingar dan kesibukan duniawi, menjadikan kita tidak peka terhadap suara Nya. Ketika sibuk, kita tidak mau peduli dengan suaraNya. Kita dengar, namun tidak mau mendengarkan. Padahal seringkali Tuhan berbicara melalui orang orang disekitar kita Cobalah untuk lebih peka dan peduli, dengan membiasakan diri untuk lebih hening, agar kepekaan kita makin baik sehingga kita akan lebih mengerti kehendakNya.

Kepada-Mulah pujian selama segala abad (Dan 3:52)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu (Mat 13:18-23)

Bila kita mendekat kepada Tuhan, setan selalu berusaha menghalangi. Saat kita mendengarkan homili, setan berusaha mengacaukan pikiran, dan membuyarkan konsentrasi. Kita jadi ingat anak di rumah, pekerjaan, acara makan, shoping sepulang Misa, dan lain lain. Firman Tuhan berlalu begitu saja, tanpa sempat kita resapi. Setanlah yang membuat kita tidak menghayati kotbah atau Injil, karena dia kuatir kita tidak lagi mau mendengarkan bisikan jahatnya. Lawanlah!

Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya (Mzm 19:9)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Darimanakah lalang itu? (Mat 13:24-30)

Kejahatan adalah suatu misteri. Bukankah Allah menjadikan segalanya baik? Kejahatan datang darimana? Mengapa Tuhan membiarkannya? Kejahatan tidak perlu dicari jauh jauh. Ia ada di dalam diri kita. Setiap saat kita dihadapkan pada pilihan melakukan yang baik atau yang tercela. Kita tahu apa yang baik, tapi mengapa kita justru memilih yang tidak baik? Tuhan itu sabar. Ia tahu bahwa sebenarnya kita baik, dan Ia merangkul kita dalam kelemahan kita. Kita tidak berjuang sendirian. Ia bersama kita dan selalu menguatkan kita.

Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi! (Mzm 50:14)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu. (Mat 13:44-52)

Menjadi anggota Kerajaan Sorga berarti memiliki segala galanya, yang tak ternilai harganya. Namun sudahkah kita menjadikan Kerajaan Sorga sebagai target hidup kita? Apakah kita berani meninggalkan semua hal yang menghalangi kita bersatu dengan-Nya? Mari kita mohon rahmat Tuhan, agar kita selalu merindukan Tuhan sang Mutiara yang terindah itu.

Peringatan-peringatan-Mu ajaib, itulah sebabnya jiwaku memegangnya. (Mzm 119:129)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. (2Kor 4:7-15)

Hari ini kita rayakan pesta St. Yakobus, rasul yang dikenal spontan dan ceplas ceplos. Ia pernah ditegur oleh Yesus, saat dia minta orang Samaria dihukum, karena telah menolak Yesus. Ia juga pernah dimarahi oleh murid lainnya, karena meminta untuk dapat duduk disisi Yesus. Namun dengan segala kekurangannya, Yakobus adalah orang yang konsisten. Ia tidak hanya mendengar dan menyerap ajaran Gurunya, tetapi juga setia melakukannya sampai akhir hidupnya. Ia melayani umat dan mati sebagai martir. Teladan nyata untuk kita.

Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya. (Mzm 126:6)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

renungan harian

Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya. (Mat 13:16-17)

Inilah jawaban untuk pertanyaan abadi manusia : mengapa kejahatan dan dosa tetap ada saat ini, meski Yesus telah menebus dosa kita. Bukan Allah membiarkan, tetapi hati manusia yang egois dan keras , membuat dosa dan kejahatan merajalela. Dunia sudah menulikan telinga kita dari bisikan Tuhan. Mari kita refleksikan diri kita, apakah kita termasuk mereka yang tuli terhadap bisikan Tuhan?

TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya: Seorang anak kandungmu akan Kududukkan di atas takhtamu (Mzm 132:11)

Baca lebih lanjut

22 Juni 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar